5 lima langkah yang bisa dilakukan generasi muda untuk Menghadapi Tantangan Dunia Kerja Baru
- Rabu, 29 Januari 2025
- Administrator
- 0 komentar
Lulusan SMK baik disekolah Negeri maupun di sekolah Swata, setiap tahun terus bertambah, walau lulusan SMKN bisa juga kerja dan Wiraswasta, tapi output SMK adalah bekerja, secara fakta lapangan kerja yang telah tersedia kurang mencupi untuk menampung lulusan SMK belum lagi bersaing dengan lulusan S1 dari berbagai macam jurusan.
Berdasarkan Laporan The Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum (WEF) memberikan gambaran tentang bagaimana dunia kerja akan berubah hingga 2030. Dengan 170 juta pencari pekerjaan baru yang diproyeksikan muncul, oleh karena itu generasi muda perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi peluang dan tantangan tersebut.
Nah, berikut adalah lima langkah yang bisa dilakukan generasi muda, berdasarkan hasil riset WEF: 15 Pekerjaan yang Diperkirakan Akan Bertahan di Tahun 2025
- Kenali Pekerjaan yang Sedang Berkembang WEF mencatat, beberapa pekerjaan akan tumbuh dengan cepat dalam dekade ini. Para generasi muda perlu mempertimbangkan profesi seperti:
-Software developer: Didukung oleh kebutuhan digital yang terus meningkat.
- Delivery driver: Dipacu oleh lonjakan e-commerce dan pengantaran logistik.
- Nursing professional: Seiring bertambahnya populasi lanjut usia yang membutuhkan
perawatan kesehatan.
- Kuasai Keterampilan Teknologi Teknologi menjadi kunci dalam pasar kerja masa depan. Keterampilan seperti AI dan big data, keamanan jaringan, dan literasi teknologi adalah yang paling penting. Memahami dan menerapkan teknologi ini akan membantu anak muda tetap relevan dalam dunia kerja yang terus berkembang.
- Fokus pada Soft Skills yang Dibutuhkan Selain keterampilan teknis, kemampuan seperti berpikir kreatif, fleksibilitas, dan ketahanan menjadi semakin penting. WEF juga menyoroti pentingnya rasa ingin tahu dan pembelajaran sepanjang hayat. Anak muda yang mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan akan lebih mudah sukses di tempat kerja.
- Ikut Program Reskilling dan Upskilling Banyak perusahaan kini berinvestasi dalam program reskilling dan upskilling untuk mempersiapkan tenaga kerja mereka menghadapi perubahan. Anak muda perlu memanfaatkan peluang ini, untuk meningkatkan kompetensi mereka sesuai dengan permintaan pasar kerja.
- Pertimbangkan Tren Demografi dan Lingkungan Tren global seperti penuaan populasi dan transisi hijau menciptakan peluang kerja baru. Misalnya, profesi seperti pekerja pertanian atau buruh agrikultur lainnya dan personal care aide diperkirakan akan tumbuh pesat.
Dikutif dan kompas.com
by. one
Artikel Terkait
Tingkatkan Kompetensi Industri, SMKN 68 Jakarta Ikuti Pelatihan Robot Welding di UDWTC Cikarang
Jum'at, 10 April 2026
Seleksi Perpindahan Masuk Peserta Didik Semester Genap SMK Negeri 68 Jakarta TP 2025/2026
Selasa, 06 Januari 2026
Semangat Baru! Kemeriahan Pagi Ceria dan Upacara Bendera Pembuka Semester Genap
Senin, 05 Januari 2026
Perkuat Kompetensi Vokasi, SMKN 68 Jakarta Gelar Kunjungan Industri ke PT Musashi Auto Parts Indonesia
Jum'at, 28 November 2025