You need to enable javaScript to run this app.

Sosialisasi Anti Tawuran di SMKN 68 Jakarta sebagai wujud kepedulian dan antisipasi maraknya Tawuran Antar pelajar

  • Rabu, 11 September 2024
  • Administrator
  • 0 komentar
Sosialisasi Anti Tawuran di SMKN 68 Jakarta sebagai wujud kepedulian dan antisipasi maraknya Tawuran Antar pelajar

Istilah   tawuran dalam   Kamus   Besar   Bahasa   Indonesia mengandung pengertian  perkelahian  massal  atau  perkelahian  yang  dilakukan  secara  beramai-ramai. Dengan  demikian  tawuran  pelajar  dapat  diartikan  sebagai  perkelahian ang  dilakukan  secara  massal  atau  beramai-ramai  antara  sekelompok  pelajar dengan sekelompok pelajar lainnya.

Untuk mengantisifasi terjadinya tawuran,  maka yang harus dilakukan  oleh  SMKN 68 Jakarta adalah perlunya sosialisasi tentang bahaya tawuran salah satu faktornya adalah memasang spanduk disetiap tempat yang memungkinkan siswa membaca dan memahami tentang bahaya dari tawuran. Pemasangan anti tauran dimulai pada hari rabu, 9 September 2024. Tim kesiswaan dibantu oleh TIM caraka memasang disudut tempat yang  strategis dibaca oleh siswa.

Secara  historis,  munculnya  fenomena  tawuran  antar  pelajar  ini  tidak diketahui secara pasti, tetapi yang jelas siapapun yang pernah menyandang status sebagai  pelajar  seperti  di  jenjang  pendidikan  SLTA  (Sekolah  Lanjutan  Pertama) atau sederajat SMK, mungkin pernah mengalaminya, terlibat tawuran, atau minimal mendengar teman satu  sekolahnyaterlibat  tawuran  atau  perkelahian

Tawuran antar pelajar sudah menjadi tradisi yang mengakar di kalangan pelajar. Hal ini telah menimbulkan keprihatinan dan keresahan terhadap calon-calon generasi penerus bangsa ini. Oleh sebab itu, oleh karena itu perlu penulis  mengeksplorasi apa dan bagaimana, sekaligus menawarkan intervensi sebagai solusi alternatif dalam menangani tawuran antar pelajar.

Analisis yang dalam terhadap akar permasalahan yang menjadi faktor penyebab tawuran akan menjadi titik tolak untuk merumuskan solusi yang tepat sebagai alternatif dalam penanganan tawuran. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab tawuran antar pelajar secara umum dapat dikategorikan menjadi dua.

Pertama, faktor internal pelajar sebagai remaja, yang tidak lepas dari aspek-aspek psikologis yang melingkupi kehidupannya sebagai remaja. Kedua, adalah faktor eksternal dari luar diri remaja yang berupa kondisi lingkungan sosial di sekitar remaja. Melalui faktor-faktor inilah kemudian alternatif solusi yang bisa ditawarkan adalah pendekatan kesehatan mental. Pendekatan kesehatan mental yang paling tepat adalah intervensi primer atau tindakan preventif dengan memodifikasi lingkungan dan memperkuat kapasitas sasaran (remaja sebagai pelajar).

Menurut penulis hal-hal  yang  dapat  dilakukan  dalam  rangka  pencegahan tawuran  sebagai  wujud  dari  implementasi  kedua  bentuk  penanganan  tersebut, antara lain:

  1. Pihak pemerintah  melalui Dinas  Pendidikan  menetapkan  berbagai  kebijakan yang  dapat  mengakomodasi  penangan  secara  komprehensif
  2. Pihak sekolah melalui guru BK dibantu elemen sekolah lainnya bekerjasama dengan orang tua dapat melakukan beberapa langkah berikut: Memberikan  pendidikan  moral ( Agama / nilai spiritual), Setiap  guru  wajib  menjadi  seorang  figur  yang  baik, Memberikan  perhatian (sebagai  wujud  dukungan  sosial  di  sekolah) dan motivasi  yang lebih untuk para remaja  yang sejatinya sedang mencari jati diri. Memfasilitasi para pelajar untuk dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat sesuai bakat dan minatnya, Membentuk kelompok fasilitator teman sebaya. Pihak  orang  tua,  diharapkan  dapat  memberikanperhatian  dan  motivasi  yang cukup  kepada 

Artikel tulisan ini   ditulis sebagai bentuk kepedulian sekolah kepada para siswa agar tidak mengikuti kegiatan tawuran dan memahami bahaya yang ditimbulkan akibat tawuran.  Dan sekaligus memberikan educasi  terhadap orang tua agar bisa bekerjasama  dengan pihak sekolah. Sehingga bisa mengantarkan  siswa mencapai  cita-cita dimasa yang akan datang.

 

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

Marlinah, M.Pd

- Kepala Sekolah -

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan nikmat kepada kita sekalian,…

Berlangganan
PENGUNJUNG